Polri Wujudkan Asta Cita, 20 SPPG Siap Distribusikan Makan Bergizi Gratis



Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai langkah nyata mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG). Acara peresmian ini turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, serta Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo.

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menyampaikan bahwa empat SPPG berlokasi di tingkat Mabes Polri, sementara 16 lainnya berada di Polda prioritas.

"Hari ini kami meresmikan SPPG sebagai bentuk dukungan terhadap program makan bergizi gratis yang dicanangkan Bapak Presiden. Untuk tahap awal, kami meluncurkan di 20 lokasi, dan ini akan terus dikembangkan ke depan," ujar Kapolri.

Sebagai bagian dari komitmen Polri, SPPG ditargetkan berkembang hingga 100 lokasi pada Juli 2025. Program ini merupakan realisasi dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Polri dan Badan Gizi Nasional. Selain itu, Polri juga telah melakukan rekrutmen Bakomsus dengan keahlian di bidang gizi untuk mendukung program ini.

Kapolri juga menambahkan bahwa di masa depan, Polri akan melibatkan Bakomsus di bidang akuntansi, peternakan, dan perikanan untuk memperkuat program makan bergizi gratis. Setiap SPPG di bawah Polri akan memastikan ketahanan pangan dan kualitas makanan sesuai standar nasional.

Sebagai contoh, di SPPG Pejaten, terdapat pengelolaan hidroponik yang mendukung pasokan bahan baku makanan, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak tetapi juga meningkatkan ekonomi lokal.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengapresiasi gerak cepat Polri dalam mendukung program Presiden Prabowo.

"Tiga kunci sukses makan bergizi gratis adalah anggaran, eksekusi, dan sinergi semua pihak. Kami sangat mengapresiasi Polri yang tidak hanya cepat bergerak, tetapi juga menjamin kualitas layanan ini sesuai standar tinggi," ungkap Kepala BGN.


Ia juga optimis bahwa pada bulan September, seluruh fasilitas pendukung MBG dapat tersedia dan 82,9 juta penerima manfaat dapat terlayani hingga akhir tahun.

Dukungan juga datang dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menilai langkah Polri ini akan semakin mengoptimalkan. (Humas Polri)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
tigantv_network

Formulir Kontak